 | Senin, 23 Pebruari 2009 NEWS: Pasar basah moderen terlengkap dan terbersih
Warga batam tentu sudah tidak asing lagi dengan Pasar Pujabahari. Pasar basah terbesar yang posisinya persis di tengah-tengah jantung kota, Nagoya.
Saat ini kondisi pasar itu memang sedikit semberawut, mulai dari kondisi parkir kendaraan, pintu masuk hingga ke saluran pembuangan yang amburadul, membuat pasar kerap tergenang air bekas cucian ikan dan sayur.
Kondisi itu akan berubah total dalam lima bulan kedepan. Pasalnya Avava Group selaku pengelola pasar tradisional itu, akan melakukan perubahan besar-besaran, sehingga menjadi pasar basah yang modern, terbersih, terlengkap dan tentunya termurah.
"Meski saat ini para pedagang di sana masih tetap berjualan, tapi renovasi sudah kita mulai, "ungkap Vinclaus, atau yang lebih akrab disapa A Vin, General Manager Avava Group, akhir pekan kemarin.
Renovasi pertama menurut A Vin dilakukan di sektor selokan pembuangan air bekas cucian. "Baik aliran dari atas meja sampai ke lantai kita perbesar dan perdalam, sehingga air dengan mudah mengalir dan tidak tersumbat," jelasnya.
Menurut dia, ke depan Pujabahari yang akan berganti nama menjadi Avava Fresh Market, akan dibangun menjadi dua lantai, lantai dasar khusus bagi para pedagang ikan dan daging. Di lantai kedua untuk para pedagang sayur, buah dan kue.
"Awalnya lantai dua itu mau kita jadikan shopping centre, tapi setelah dipikir-pikir, demi kerapian dan kenyamanan konsumen kita khususkan saja ke sayuran, buah dan kue, sehingga konsumen yang berbelanja dapat dengan leluasa memilih sayuran segar dan ikan segar, " jelasnya.
Untuk lantai satu, sudah ada 85 meja pedagang ikan dan daging, sedangkan untuk lantai dua dengan kapasitas 352 lapak atau meja, A Vin masih membuka pendaftaran bagi para pedagang sayur yang selama ini berjualan di lapak kaki lima pasar Toss 3000 agar bergabung dengan pihaknya ke Avava Fresh Market.
"Saya setiap hari perhatikan mereka (para pedagang kaki lima), terus terang timbul pribatin, kalau hujan mereka kehujanan, panas, kepanasan. Waktu berjualan yang pendek, belum lagi punglinya, sehari bisa puluhan ribu yang mereka setorkan," jelasnya.
Nah, di Avava Fresh Market nanti, A Vin tidak memungut sewa tinggi, para pedagang sayur yang bergabung dengannya hanya dikenakan biaya sewa mulai Rp10 ribu per hari. Uang yang relatif kecil itu sudah termasuk biaya air, listrik dan kebersihan.
"Dengan biaya sewa yang ringan, maka para pedagang juga bisa menjual dagangannya dengan harga yang murah," imbuhannya.
Pendaftaran menjadi pedagang sayur di pasar basah modern tersebut telah dimula isejak hari ini, Senin (23/2) pagi di depan Avava Plaza, Jodoh sejak pukul 09.00 WIB hingga 17.00 WIB.
Khusus bagi pedagang sayur buah di sekitar Toss 3000, cukup membawa photocopy KTP satu lembar, dan uang pendaftaran Rp 20 ribu. "Pasar ini nantinya akan beroperasi sejak pukul empat pagi hingga sembilan malam. Sehingga pedagang lebih panjang waktu berjualannya. Selain itu ruangan pun full AC dan dilengkapi ruangan penyimpanan sayur, " tutup-nya.
Sumber: POSMETRO
|